Setiap negara dapat menjual produk andalan makanan mereka masing-masing, dimana tahun ini PPI-NODAI memperkenalkan lumpia sebagai masakan andalannya. Festival yang ke-117 ini diikuti oleh 113 toko. serta beberapa laboratorium dalam rangka mempromosikan hasil penelitian terbaru di bidang teknologi pertanian, kehutanan, perikanan Jepang dan lainnya, dari hasil jerih payah mahasiswa/i dan juga staf pengajar TUA. Beberapa klub
ekstrakurikuler-pun turut menggelar open-house serta stage performance untuk lebih menyemarakkan acara festival serta menyambut seluruh pengunjung yang datang ke kampus hijau TUA ini. Dari keseluruhan 113 toko yang berpartisipasi, panitia festival melakukan penilaian yang sangat ketat terhadap seluruh peserta. Kategori penilaiannya sendiri dibagi ke dalam lima hal, yaitu: a.Sanitasi/kebersihan (eisei), b. Keamanan (anzen), c. Cita rasa (aji) d. Servis (sekkyaku), e. Dekorasi (soushoku). Alhamdulillah, PPI-NODAI yang menamakan tokonya sebagai WAROENG INDONESIA berhasil meraih penghargaan “YUURYOUTEN” atau toko terbaik pada “SHUUKAKUSAI” yang ke-117 ini.
Gelar tersebut juga hanya diberikan kepada lima toko setiap tahunnya yang dinilai berdasarkan lima kategori diatas. Sebelumnya juga pada festival yang ke-111 (2002) dan festival yang ke-115 (2006), PPI-NODAI juga telah mengukir prestasi yang sama, yaitu gelar toko terbaik dengan masakan andalannya martabak telor. Prestasi ini diraih atas kerjasama serta jerih payah rekan-rekan PPI-NODAI yang berusaha untuk mempertahankan cita rasa masakan Indonesia serta kedisiplinan yang tinggi dengan mematuhi segala peraturan yang ada. Tahun ini juga kita telah berhasil menjual kurang lebih 2800 buah lumpia dalam tiga hari dengan rata-rata 933 lumpia per-harinya. Sungguh rekor penjualan yang cukup mengangumkan dengan jumlah anggota 11 orang. Semoga pada “SHUUKAKUSAI” yang akan datang, PPI-NODAI dapat kembali mempertahankan prestasi yang telah diraih dengan memperkenalkan masakan khas Indonesia lainnya. OSH…GANBARIMASHOU!!
Catatan:
TUA: Tokyo University of Agriculture
PPI-NODAI: Persatuan Pelajar Indonesia di Tokyo University of Agriculture
Muhamad Nasrul Pradana
Sekretaris Umum IASA (Indonesian Agricultural Sciences Association) / Interpreter JAEC (Japan Agricultural Exchange Council)
Tokyo University of Agriculture, Graduate School of Agriculture, Department of International Bio-Business (MSc. Candidate)
3-9-37, Sakuragaoka, Setagaya-ku, Tokyo 156-0054
