P
ernah dalam kesempatan memberikan penyuluhan pertanian di Magelang, Yogyakarta dan Wonogiri, penulis sangat tergelitik dengan satu pertanyaan yang sering muncul dari peserta. Pertanyaan ini bagi penulis, sangat sulit untuk di jawab. Adapun isi pertanyaan tersebut adalah bagaimana memotivasi kaum muda untuk terjun ke dunia pertanian.Persoalan kaum muda di bidang pertanian memang dari dulu sudah ada dan persoalan ini hampir terjadi di seluruh Indonesia. Persoalan ini sangat rumit untuk di atasi karena menyangkut keinginan dan kepedulian sesorang yang ada pada dirinya.
Pertanian bagi kaum muda dilihat sebagai suatu yang, kotor, penuh dengan Lumpur, cangkul, sabit, rumput, miskin dan keterbelakangan. Sehingga di desa-desa kita lihat petani kebanyakan orang yang sudah berumur di atas 45-an ke atas alias tua. Padahal pertanian tidak seperti itu, bahkan pertanian adalah suatu yang sangat menjanjikan baik dari segi ekonomi maupun soaial.
Problematika kaum muda tani juga melanda mahasiswa pertanian, hal ini terlihat semakin sedikitnya mahasiswa untuk mengambil studi pertanian di Indonesia toh kalaupun ada hanya sebagai pilihan kedua. Ini adalah sangat ironis terjadi di Indonesia yang merupakan bangsa yang sangat subur hasil pertaniannya. Selain itu mahasiswa pertanian Indonesia hanya mencari indeks prestasi (nilai) yang setinggi-tingginya agar dapat bekerja di tempat yang sangat mewah dan menjanjikan.
Oleh karena itu di perlukan suatu strategi khusus untuk menguatkan kaum muda dan mahasiswa pertanian agar mau dan terpacu untuk terjun ke dunia pertanian baik langsung maupun tidak langsung.
Salah satu langkah yang harus di gunakan adalah memberikan pendidikan dan pelatihan pertanian setara kontinyu kepada mereka baik teknis pertanian sampai kepada bidang kewirausahaan pertanian. Selain itu hendaknya mereka di berikan modal untuk berwirausaha pertanian mulai dari modal sewa lahan sampai pada pemasaran hasil pertanian sehingga mereka dapat merasakan langsung bagaimana nikmatnya berwirausaha dibidang pertanian.
Sedangkan untuk mahasiswa hendaknya diberikan keluasaan dan motivasi yang kuat untuk terjun langsung ke petani dengan cara memberikan modal untuk penelitian dan modal usaha untuk bidang pertanian.
Sehingga dengan modal usaha dan pendidikan ini mudah-mudahan kaum muda tani Indonesia bangkit dari keterpurukan karena majunya pertanian Indonesia ada di tangan kaum muda tani.
---------------Problematika kaum muda tani juga melanda mahasiswa pertanian, hal ini terlihat semakin sedikitnya mahasiswa untuk mengambil studi pertanian di Indonesia toh kalaupun ada hanya sebagai pilihan kedua. Ini adalah sangat ironis terjadi di Indonesia yang merupakan bangsa yang sangat subur hasil pertaniannya. Selain itu mahasiswa pertanian Indonesia hanya mencari indeks prestasi (nilai) yang setinggi-tingginya agar dapat bekerja di tempat yang sangat mewah dan menjanjikan.
Oleh karena itu di perlukan suatu strategi khusus untuk menguatkan kaum muda dan mahasiswa pertanian agar mau dan terpacu untuk terjun ke dunia pertanian baik langsung maupun tidak langsung.
Salah satu langkah yang harus di gunakan adalah memberikan pendidikan dan pelatihan pertanian setara kontinyu kepada mereka baik teknis pertanian sampai kepada bidang kewirausahaan pertanian. Selain itu hendaknya mereka di berikan modal untuk berwirausaha pertanian mulai dari modal sewa lahan sampai pada pemasaran hasil pertanian sehingga mereka dapat merasakan langsung bagaimana nikmatnya berwirausaha dibidang pertanian.
Sedangkan untuk mahasiswa hendaknya diberikan keluasaan dan motivasi yang kuat untuk terjun langsung ke petani dengan cara memberikan modal untuk penelitian dan modal usaha untuk bidang pertanian.
Sehingga dengan modal usaha dan pendidikan ini mudah-mudahan kaum muda tani Indonesia bangkit dari keterpurukan karena majunya pertanian Indonesia ada di tangan kaum muda tani.
Hasbullah
Penulis adalah Mantan Aktifis Senat Mahasiswa Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM),
Pendiri Kelompok Studi Aplikasi Pertanian (KSAP),
Anggota IASA (Indonesian Agricultural Sciences Association)
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
| Comments |
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
